Senin, 30 Januari 2012

Sangat Disayangkan Banyak yang Tidak Peduli Pengaturan Privasi FB

Jujur saja, setelah banyak teman menggunakan TimeLine, saya mendapati banyak sekali hal privasi yang gak dijaga dengan baik. Semua dapat ditemukan dengan mudah dan cepat. Banyak cerita  lama dari perjalanan mereka selama menggunakan Facebook ternyata cukup menggambarkan siapa mereka sebenarnya. Dan bagi ukuran saya hal ini sangatlah sensitip. Walau gak punya hak untuk menegur atau mengatur hak mereka, sekali lagi saya katakan “sangat disayangkan kalo gak memanfaatkan penganturan privacy anda !”

Sejak TimeLine membuat gerah para pengguna Facebook. Banyak yang berkeinginan untuk beralih ke Google+. Bagi saya ya terserah saja ! Bebas ! Masing-masing orang tentu memiliki kebutuhannya masing-masing. Saya pribadi menggunakan kedua-duanya. Jadi dimana masalahnya ? Yang menyebabkan timbul peremasalahan TimeLine, sesungguhnya bukan pada desain dan penampilanya. Namun banyak orang menjadi kaget ketika melihat catatan ’sejarah’ mereka dapat ditemukan dengan cepat dan mudah melalui TimeLine.

Kronologis Facebook yang terlihat, seolah-olah menelajangi mereka. Tak salah lagi, saya sudah menduga bahwa akan terjadi gelombang protes kepada pengelola Facebook. Wajar ! Memang gak ada yang melarang, semua memiliki hak bicara dan berpendapat. Namun pertanyaanya apakah Facebook melanggar Privacy Policy?  Mungkin kita terlalu terburu-buru untuk menilainya. Facebook sendiri telah lolos dari berbagai tuntutan terkait fasilitas baru ini. Buktinya tanggal 31 Januari 2012 nanti,  TimeLine akan berlaku secara global (otomatis) untuk semua pengguna.

Lalu bagaimana dengan Privacy ? Lho, bagian mana atau fasilitas apa dari Facebook yang membuat anda merasa terganggu ? Oh itu, banyak orang dengan mudah mengintip kegiatan anda  melalui Facebook ? Jadi kembali lagi nih pada masalah “menelajangi” itu ? Hmm.. Ok. Pertanyaan kritisnya, siapa yang memuat konten milik anda melalui Facebook, anda sendiri atau Facebook mewakili anda ? Kalo anda sendiri yang memuat konten-konten dan kemudian merasa risih, maka andalah yang harus menyelesaikan masalahnya, diedit atau malah dihapus sekalian.

Facebook sudah cukup bijaksana memberikan kesempatan untuk anda mempelajari TimeLine sebelum digunakan. Bahkan memberikan fasilitas-fasilitas yang cukup bermanfaat untuk memproteksi semua informasi atau konten anda di Facebook. Mengapa anda gak memanfaatkanya ? Kalo anda merasa ‘malas’ sebagai alas an klasik. Ya gak usah gunain Facebook, ditutup saja akun anda.

Namun bagi anda yang masih ingin bertahan di Facebook, silahkan menyesuaikan diri dengan pembaharuan yang ada. Gak susah kok, tinggal mengatur Privacy Settings dan atau mengedit secara manual setiap konten yang tampil pada TimeLine anda.  Tinggal luangkan waktu saja, semuanya beres.  Gimana caranya ? Pelajari saja menu pertolonganya atau baca artikel-artikel yang terkait. Misalnya melalui artikel saya yang berjudul “Facebook TimeLine Telah Berlaku Secara Global! Manfaatkan Sisa Waktu 7 Hari Untuk Mengatur Privasi” .

Sekarang ada pertanyaan lagi, ketika semua orang bermigrasi ke TimeLine banyak yang menyebutkan bahwa mereka gak mengerti penggunaannya. Lha, bagian mananya yang gak dimengerti ? Serumit itukah ? Sebenarnya yang paling penting adalah “anda harus menjaga privacy anda dengan baik !“ Itu adalah syarat utama dan paling utama. Bagiaman mengaturnya ? Tinggal klik privacy settings. Kalo gak  ngerti bahasanya ? Tuh dibawah ada pilihan bahasa yang dapat anda ganti ke bahasa Indonesia.

Jadi terkait masalah penggunaan, saya jamin kalo anda mau, lambat laun anda akan terbiasa dan mengerti dengan sendirinya. Sehingga kalo anda menjawab gak mengerti, lebih baik anda gak mengerti bagian lain jangan sampai anda gak mengerti cara pengaturan privacy ini. Karena ini dapat berakibat fatal bagi anda sendiri. Sefatal apakah ? Ya seperti di awal tadi, merasa diri ditelanjangi. Kalo sampai suatu saat anda “sadar” bahwa hal itu sudah terjadi, jangan terburu-buru untuk menyalahkan Facebook, anda sendiri yang lalai.

O, rupanya ada yang cuek dengan segala macam pengaturan privacy. Bahkan ada yang menyebutkan, “silahkan saja diobrak abrik, mau ambil dan curi foto pun silahkan !” Wow, gak ada salahnya. Saya mengerti bahwa justeru anda telah memahami resiko yang akan terjadi. Lebih dari itu saya paham bahwa informasi pribadi anda yang sensitip gak anda tampilkan melalui Facebook. Jadi wajar saja !

Tapi bagaimana dengan mereka yang sangat aktif menggunakan Facebook ? Anda masih mau cuek ? Gak papa juga. Tetapi suatu saat anda dapat memahami bahwa menjaga privacy, menjaga prilaku anda melalui Facebook adalah penting adanya ! Dari pada terlambar, sadari hal itu dan lakukan perubahan sekarang juga.
Nah lho, masih ada yang berkata, “ah bikin pusing saja Facebook ini. Mendingan gak punya sekalian, dari pada pusing-pusing mikirin yang diobrolin. Tiap hari isinya itu-itu saja !” Wah, silahkan saja, itu hak dan pilihan anda.  Bagi yang telah memiliki akun Facebook, dari pada pusing dan sudah termakan terprovaksi, lebih baik mengikuti jejak seperti ini, tutup saja akun Facebook anda.

Ah gak usah tutup ! Biarkan saja begitu. Ga usah diurus. Oh boleh saja ! Tapi pertanyaanya, Sudah berapa lama anda menggunakan Facebook ? Apakah pada awalanya anda sangat  aktif memuat konten ? Kalo memang anda aktif pada waktu dulu dan sudah lama menggunakannya. Sekali lagi, saya katakana, kalao anda gak melakukan pengaturan privacy maka semua aktivitas anda yang lama, akan dengan mudah dilihat teman-teman anda atau mungkin orang lain.

Ah gak ada yang penting, cuek saja ! Hahaha. Saya sangat sering mendengarkan hal ini. Percaya atau gak, anda akan merasa risih ketika teman-teman anda membicarakan hal itu lagi, apalagi perusahaan anda juga menerapkan pengawasan ketat pada perilaku karyawannya melalui dunia maya sebagai dasar penilaian promosi dan kedudukan anda sekarang. ? Repot kan ?

Bagaimana gak risih dan mengawatirkan ? Ketika awal bergabung bersama Facebook, biasanya konten yang dimuat adalah hal spontan dan tanpa kita pikir panjang. Namanya juga barang baru. Setiap jam kita nulis status. Lagi mandi nulis status, lagi marah nulis status, lagi sebel sama kerjaan atau boss pasang status, belum lagi ngerumpiin atau menjelakan orang lain. Hal semacam ini bisa dimengerti, karena saat itu jumlah teman anda sedikit, berkisar 50 - 100 orang misalnya. Namun ketika jumlah teman telah menjadi 1000 lebih, apalagi diantara mereka terdapat orang-orang yang penting dalam kehidupan anda, misalnya boss di kantor, kekasih anda sekarang atau mungkin keluarga. Apakah anda gak risih dan khawatir, kalo konten yang tadinya cuman untuk 50 orang sekarang bisa dilihat kembali oleh 1000 dengan mudah ?  Apa yang perlu dirahasiakan pada orang baru, dapat dengan mudah dintip ? Apa ga risih ketika teman baru menemukan bahwa dirinya ternyata pernah digosipin anda pada waktu dulu ? heheh baru nyadar ? apa tetap cuek saja ? Ok silahkan saja.

Jadi bagi semua pengguna Facebook, baik itu yang sekarang masih aktif maupun yang udah pensiun. Menurut saya, sebaiknya anda pikirkan sekali lagi untuk mengatur Privacy anda. Kalo memang anda sudah gak mau lagi mengguanakn Facebook lebih baik anda tutup saja akun anda. Daripada anda biarkan begitu saja, semua konten yang pernah anda buat dan mungkin terdapat hal sensitip didalamnya dapat dengan mudah ditemukan dan ditelusuri orang lain.
Selanjutnya terserah anda !

Tovanno Valentino

 

Anwar Ibrahim Berorasi di Kampus ITB

Kedatangan Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Aula Barat Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (30/1) pagi, disambut dua lagu Sunda, yaitu Manuk Dadali dan Karatagan Pahlawan. Dua lagu asal Jawa Barat itu disenandung oleh paduan suara Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kabupaten Bandung untuk menyambut kedatangan Anwar.

Anwar Ibrahim yang mengenakan jas hitam serta kemeja putih datang ke ITB untuk memberikan orasi ilmiah. Ia didaulat untuk menjadi salah satu pemateri pada acara Sarasehan Nasional tentang pemikiran almarhum Muhammad Imaduddin Abdulrahim atau Bang Imad. Anwar Ibrahim akan menjadi keynote speech bertema.
Staf Humas ITB Budi Mulyadi, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Minggu menuturkan, Anwar Ibrahim akan menjadi salah satu pemateri pada acara Sarasehan Nasional tentang pemikiran almarhum Muhammad Imaduddin Abdulrahim atau Bang Imad.

"Benar Pak Anwar Ibrahim akan memberikan orasi ilmiah Senin besok di ITB. Acaranya sendiri akan dimulai dari jam 9.00 WIB hingga 16.00 WIB," kata Budi.

Ia mengatakan, selain Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Menko Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban dan Akbar Tandjung juga akan hadir pada Sarasehan Nasional tersebut.

"Pembicaranya disamping pak Anwar Ibrahim, ada juga Pak Hatta Rajasa, Pak Akbar Tanjung dan Pak MS Kaban," katanya.





Anwar Akan Prioritaskan TKI dan Perbatasan

Anwar Ibrahim menyatakan jika dirinya terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia, ia akan memprioritaskan penanganan permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI) dan perbatasan wilayah antara Malaysia dan Indonesia.

"Oh semua, saya akan prioritaskan semuanya dari mulai masalah tenaga kerja Indonesia sampai masalah perbatasan," kata Anwar Ibrahim, usai memberikan orasi ilmiah di Aula Barat Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin.

Menurutnya, permasalahan tenaga kerja Indonesia tidak harus diselesaikan dengan hukuman cambuk atau sejenisnya tapi harus ditangani dengan bijak.

"Kalau ada kasus kriminal, tidak masalah ini orang Indonesia Burma. Ini soal pekerja asing. Jangan jadikan mereka itu sebagai budak, ini soal moral bukan soal politik. Bagi saya ada kasus di mana, mereka diberlakukan dan diapa-apakan tapi seolah-oleh orang kaya dilindungi," kata Anwar.

Selain itu, di hadapan para dosen, Rektor ITB, mahasiswa ITB dan tamu undangan lain, Anwar Ibrahim berjanji jika dirinya terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Pemilu Malaysia 2012, dirinya berjanji akan menurunkan harga minyak dan gas di Malaysia.

"Apa hal pertama yang akan saya lakukan untuk negara saya kalau saya terpilih jadi Perdana Menteri Malaysia,. Saya bilang dalam satu hari saya akan turunkan harga minyak dan gas di Malaysia," ujarnya.
 

Kurikulum Teknik Informatika ITB

Pada tahun ajaran baru 2008/2009 ini ITB mulai menggunakan kurikulum baru. Kurikulum pendidikan di ITB diperbarui setiap 5 tahun. Kurikulum terakhir adalah kurikulum 2003 yang berakhir penggunaannya pada Agustus 2008 ini. Perubahan kurikulum mutlak dilakukan oleh sebuah institusi pendidikan guna menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pelaku usaha dan industri.

Kurikulum baru Informatika ITB telah dirancang sejak 2 tahun lalu oleh tim yang dibentuk Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB. Mengingat Informatika (IF) dan Elektro (EL) berada dalam satu fakultas (STEI), maka kurikulum IF dan EL saling berkaitan erat. Saat ini ada 2 program studi (Prodi) di STEI yaitu Informatika dan Teknik Elektro. Jika Senat Akademik ITB menyetujui pada bulan Agustus ini, maka akan ada penambahan 3 prodi baru yaitu Teknik Telekomunikasi (EC), Teknik Tenaga Elektrik (EP), dan dan Sistem & Teknologi Informasi (STI). Dua prodi pertama merupakan ‘pecahan’ dari teknik elektro (umum), sedangkan prodi terakhir adalah ‘pecahan’ dari Informatika ditambah dengan dukungan Kelompok Keilmuan (KK) Teknologi Informasi dari Teknik Elektro. Dengan demikian STEI ITB akan memiliki 5 program studi yaitu teknik Elektro, Teknik Telekomunikasi, Teknik Tenaga Listrik, Teknik Informatika, dan Sistem dan Teknologi Informasi. Kurikulum kelima Prodi ini saling berkaitan dan sinergis. Sesuai dengan pola pendidikan khas di ITB, mahasiswa memilih program studi di fakultasnya setelah 1 tahun di TPB (Tingkat Pertama Bersama). Angkatan 2007 yang baru selesai menempuh TPB sudah bisa memilih salah satu dari lima prodi tersebut.

Yang menarik pada kurikulum baru IF kali ini adalah adanya pembagian dua jalur pilihan. Kami di Informatika ITB mendefinisikan Informatika adalah gabungan computer science dan software engineering. Jadi, rumus IF = computer scince + software enginnering sudah diterapkan sejak awal jurusan ini dibentuk. Mengingat ilmu keinformatikaan itu sangat lebar dan berkembang sangat cepat, maka mahasiswa IF perlu menentukan pilihan sub-bidang mana yang akan dia fokuskan. Dengan asumsi bahwa tahun ini Prodi STI disetujui, maka pada kurikulum baru 2008 ini ada dua jalur pilihan di IF yaitu Sains Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak. Jika Prodi STI belum disetujui, maka Sistem dan Teknologi Informasi menjadi jalur pilihan ketiga. Mahasiswa yang boleh memilih jalur pilihan adalah Angkatan 2006 dan sesudahnya, sedangkan Prodi (atau jalur pilihan) STI hanya boleh diambil oleh angkatan 2007 dan sesudahnya.

Mata kuliah pada tahun pertama adalah TPB. Semua mahasiswa ITB mendapat mata kuliah yang sama (khusus untuk mahasiswa fakultas STEI, ada dua mata kuliah ciri khas fakultas. Oh ya, mahasiswa STEI masih belum mempunyai Prodi pada tahap TPB ini).

Sumber: http://www.kampusvirtual.com

Pembangunan Kampus IPDN di Tampusu Minahasa Akan Selesai Bulan Maret

Manado – diperkirakan sekitar Bulan Maret hinggah Mei kampus  terbaik di Sulawesi Utara yaitu Institut Pemerintahan Dalam Negeri () akan diresmikan. Hal tersebut dikatakan Gubernur Sulut Dr. kepada sejumlah wartawan.

Sebelumnya sudah diagendakan untuk memulai aktifitas perkuliahan pada Februari 2010 lalu, untuk sementara kampus tersebut menggunakan gedung Badan Pendidikan dan Latihan (Bandiklat) Sulut. Sebanyak 200 mahasiswa jurusan pemerintahan telah memulai perkuliahan di tempat sementara itu. Kampus permanen IPDN yang rencananya dibangun di Tampusu Minahasa dengan anggaran Rp. 150 miliar akan diresmikan selang Maret hinggah Mei.

Menurut Sarudajang Kampus IPDN merupakan kampus terbaik di Sulut dan sedang berlangsung dan tetap berjalan walaupun menggunakan bangunan sementara “IPDN jalan sekarang pendidikannya di Diklat, tapi kira-kira bulan Maret atau Mei diresmikan kampusnya yang baru. Kampus terbaik di Sulawesi Utara yah itulah IPDN, ratusan Miliyar (Biayanya) torang maju selangkah lagi dibidang pendidikan.” Tutur Sarundajang.
 
Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara, Drs Rosye Kalangi mengatakan Pada tahun 2011 dana yang dianggarkan untuk mengawali pembangunan kampus IPDN Manado sejumlah 42 miliar.Pemerintah pusat sebelumnya telah menganggarkan total dana untuk pembangunan kampus IPDN Manado sebesar 150 miliar.  Kalangi menambahkan pemerintah daerah juga berperan dalam pembangunan kampus tersebut berupa penyediaan lahan.  Meski kampus IPDN regional Manado baru dalam proses pembangunan, kegiatan perkuliahan untuk praja IPDN kampus Manado mulai tahun ini telah berjalan. Praja IPDN menggunakan Balai Diklat Manado sebagai kampus sementara hingga selesainya pembangunan kampus permanen di Tampusu Minahasa. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni,  bersama Gubernur, SH Sarundajang, memantau langsung lokasi tempat dibangunnya kampus regional IPDN kelima di Nusantara ini. “Pembangunannya harus dipercepat karena pembangunan kampus IPDN Regional Manado yang paling terkebelakang,” kata Anggraeni.
 
Harapan Pemprov, lanjutnya, dengan dibukanya kampus IPDN regional Manado, bisa menambah jumlah praja dari daerah Nyiur Melambai. “Semoga IPDN pusat bisa menambah kuota siswa IPDN dari Sulut,” tandasnya
 

Mahasiswa ITB Bangun Sekolah Tahan Gempa

 Setelah tahun lalu sukses merekonstruksi jembatan Cicariu di Desa Ciroyom,  Kabupaten Bandung Barat melalui program Sipil Bangun Desa (SIBADES), Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) ITB kembali menunjukkan kepedulian sosial mereka dengan mendirikan sekolah tahan gempa di Pangalengan. Sekolah Dasar Negeri Puncakraya yang sebagian bangunannya hancur akibat gempa 2009 lalu, sekarang sudah memiliki tiga kelas baru yang tahan gempa.

"Akibat gempa, bangunan sekolah rusak sekitar 70%. Hanya ada empat ruangan yang masih bisa dipakai. Kami terpaksa membagi kelas menjadi kelas pagi dan siang," kata Kepala Sekolah SDN Puncakraya Dudu Ruyadi S.Pd.

Dudu menjelaskan, satu dari empat ruangan yang tersisa tersebut terpaksa dialihfungsikan menjadi ruang guru. Sekolah kemudian mendirikan dua ruang kelas bambu untuk menunjang fasilitas belajar-mengajar.

Sumber: http://www.itb.ac.id
 
Kini, tidak ada lagi kelas bambu di SDN Puncakraya. Di lahan bekas bangunan yang ambruk telah dibangun kembali tiga kelas baru dengan konstruksi tahan gempa.

"Saya sangat senang dan sangat berterima kasih atas bantuan dari mahasiswa Teknik Sipil ITB. Kelas baru tersebut akan dipakai untuk kelas kecil, kelas satu, dua , dan tiga. Mereka (HMS) seperti pahlawan," kata dia.

Letak sekolah yang memiliki 143 siswa ini memang agak terpencil. Akibatnya, sekolah tersebut belum mendapat bantuan dari pemerintah setempat.

Pada awal 2011 lalu, SIBADES melakukan survey untuk mencari sekolah yang rusak namun belum mendapat bantuan. Ketua SIBADES 2011 Fardy Muhammad Ichsan mengatakan, SIBADES 2011 mengangkat tema pendidikan dan mitigasi bencana gempa.
 
"Kami melakukan survey dengan melihat data pemerintah daerah, dan kami menemukan SDN Puncakraya yang mengalami kerusakan namun belum masuk anggaran pemerintah," kata Fardy.

Setelah mendapatkan lokasi yang cocok, panitia SIBADES pun melakukan komunikasi dengan warga mengenai rencana mereka tersebut. Fardy mengatakan hal ini bertujuan agar hasil yang dicapai dapat memuaskan semua pihak dan mendapat dukungan dari warga.

Kemudian, mahasiswa pun membuat desain bangunan sekolah yang tahan gempa. Tak lupa, mereka meminta bimbingan dari dosen. Pada pembangunan sekolah tersebut mahasiswa Teknik Sipil ITB dibantu oleh empat orang dosen yang ahli dalam bidang struktur, fondasi, tanah, dan perairan.

"Pada 1 Oktober dilakukan peletakan batu pertama," kata dia.

 
Untuk mengawasi pembangunan, mahasiswa bersama warga kampung Puncakraya membangun panitia warga. Kepanitiaan ini bertugas mengawasi pembangunan setiap hari. Sementara mahasiswa ITB berkunjung sekali seminggu untuk memantau perkembangan. Tukang yang dipilih untuk mengerjakan pembangunan ini dipilih dari warga setempat.

"Kami memilih tukang dari warga setempat agar ada transfer ilmu pengetahuan. Sehingga ketika nanti mereka mendirikan bangunan baru, bangunan tersebut dibangun dengan prinsip tahan gempa," kata dia.

Untuk biaya pembangunan, Kepala Bidang Teknis SIBADES 2011 Rendy Anditya mengatakan total biaya yang diperlukan pada kegiatan SIBADES kali ini adalah sebesar Rp 400 juta. Jumlah tersebut sudah termasuk biaya teknis dan non teknis, kata dia.

Untuk biaya pembangunan fisik, SIBADES mendapat bantuan penuh dari PT Perkebunan Nasional VIII sebesar Rp 300 juta. Untuk modal awal, mereka menggunakan uang hadiah SIBADES sebelumnya dari pemerintah Jawa Barat sebesar Rp 50 juta.

 
Rendy mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penerapan pengetahuan yang telah mereka pelajari di bangku kuliah. Selain itu melalui kegiatan ini mereka berharap bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

"Kegiatan ini memberi pengalaman yang sangat berharga kepada kami. Awalnya sempat khawatir, apalagi memikirkan dana yang dibutuhkan. Tapi akhirnya kami senang karena semua berjalan lancar," kata Rendy.

Dia berharap pembangunan kembali sekolah tersebut dapat memicu semangat guru dan anak-anak di sana. "Dengan demikian, pendidikan terus bergulir," kata dia.

Selain mendirikan tiga ruang kelas, satu gudang, dan kamar kecil di SDN Puncakraya, HMS juga mengadakan seminar mengenai mitigasi bencana gempa bumi. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Penelitian Mitigasi Bencana ITB.

"Dengan demikian, sekiranya kembali terjadi bencana, warga sudah tahu apa yang harus dilakukan sehingga mereka tidak lagi menjadi korban," kata Rendy.

Rektor ITB Prof. Akhmaloka yang hari ini, Sabtu (28/1) berkunjung ke lokasi untuk melakukan penyerahan sekolah kepada pemerintah, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Ini adalah inisiatif mahasiswa Teknik Sipil. Hal ini sangat baik. Pimpinan akan selalu mensuport hal seperti ini," kata beliau.

Kamis, 26 Januari 2012

Protease Inhibitors Untuk Pengobatan HIV dan Hepatitis C.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan 10 Juni 2010 di PLoS Medicine, setidaknya dua protease inhibitor (PI)-Norvir (ritonavir) dan Invirase (saquinavir) – mungkin menawarkan manfaat kesehatan tambahan diluar kemampuan melawan virus mereka. Jika penelitian lain mengonfirmasi temuan ini, hal tersebut dapat mempengaruhi PI yang ada sekarang ini digunakan dan mendorong penelitian baru dari kelas obat ini.

Inhibitor, proteaseInhibitor, proteaseInhibitor, proteaseInhibitor, protease

Beberapa obat HIV lebih efektif daripada yang lain. Biasanya, perbedaan dalam keberhasilan dapat dijelaskan oleh salah satu tingkat penekanan virus atau kerentanan terhadap pengembangan resistansi obat oleh virus. Namun, beberapa obat telah secara konsisten memiliki kemampuan yang lebih baik dari obat lain dalam cara yang tidak mudah dijelaskan dalam kemampuan langsung mereka untuk mengendalikan virus. Sebuah teori yang muncul untuk menjelaskan manfaat kesehatan tambahan adalah bahwa beberapa obat mempengaruhi peradangan, yang merupakan tanggapan sel terhadap cedera.

Para ahli sekarang percaya bahwa peradangan kronis sel bertanggung jawab atas peningkatan laju penyakit jantung dan kanker tertentu pada orang yang hidup dengan HIV. Mereka berfirasat bahwa setidaknya beberapa obat dalam kelas PI mungkin mengurangi peradangan, Maria Letizia Giardino Torchia, PhD, dari University of Naples Federico II di Italia, dan rekan-rekannya meneliti bagaimana PI mempengaruhi pematangan sel dendritik (DC), sekelompok sel-sel darah putih.

Ketika DC belum matang, mereka menjelajahi tubuh untuk mencari penjajah. Saat mereka dewasa, sel mengambil tanggung jawab baru, seperti merekrut jumlah CD4 ke kelenjar getah bening dan mendorong produksi sel pembunuh alami (NK). NK langsung membunuh sel yang terinfeksi atau yang rusak dan menutup tanggapan kekebalan ketika patogen telah ditangani.

Tim Giardino menemukan bahwa dua PI khususnya, Norvir dan Invirase, menyebabkan DC untuk menjadi matang pada cara yang tidak biasa namun menguntungkan: Sel baru yang lemah dan kurang efektif dalam menanggapi jenis bakteri yang dianggap para peneliti lolos ke aliran darah dan menyebabkan peradangan kronis. Salah satu masalah yang dicurigai dalam HIV adalah aktivasi yang berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri ini, memiliki DC yang mempunyai tanggapan yang kurang dapat menjadi hal yang bermanfaat. Apalagi, DC yang menyimpang berinteraksi dengan sel NK secara berbeda dibandingkan dengan sel yang normal. Hal ini menyebabkan sel NK untuk lebih efektif menjaga peradangan tetap terkontrol.

Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini dan untuk menentukan apakah proses yang dijelaskan dalam penelitian ini juga terjadi di dalam tubuh. Namun, jika hasil ini dapat diduplikasi, hal ini juga bisa berarti bahwa beberapa PI dapat digunakan untuk mengobati kondisi lain, seperti gangguan autoimun dan beberapa jenis kanker.

Peneliti menyimpulkan bahwa sifat yang tak terduga ini bisa berkontribusi untuk membatasi peradangan dan penyebaran virus HIV-1 pada pasien yang menggunakan PI dan membuka perspektif baru bagi kelas obat ini sebagai immunomodulator pada autoimunitas dan kanker.

Struktur Virus HIV, daur Hidup dan Inhibitor Protease Pada Pasien






















Ekstraksi Inhibitor Protease dari Sponge 

Semakin jelasnya keterlibatan enzim protease di dalam mekanisme molekular penyakit asal bakteri, virus, malaria, kanker, tumor, dan penyakit yang muncul baru-baru ini seperti SARS, bahkan penyakit degeneratif seperti Alzheimer menyebabkan meningkatnya perhatian terhadap protease sebagai target senyawa obat bagi penyakit-penyakit tersebut. Desain atau pencarian inhibitor spesifik atau senyawa anti protease target tersebut dapat dilakukan, untuk selanjutnya dikembangkan sebagai obat. Pencarian sumber inhibitor alamiah enzim protease kmi sudah merambah ke arah organisme laut. Diantara berbagai jenis organisme yang hidup di laut, sponge merupakan sumber yang paling produktif menghasilkan komponen bioaktif.


Finger SpongeSea Rod Coral and Elephant Ear Sponge, Aquarium Reef, Grand Turk

Metabolit sekunder seperti terpenoid, alkaloid, peptida, bioaktif asam lemak dansteroid merupakan komponen yang umum terdapat di dalam sponge. Di pasaran, saat ini senyawa-senyawa potensial yang berasal dari sponge seperti Bastadin 5, Bastadin 19 dan Manoalide dihargai sangat mahal. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian untuk mencari sponge laut yang potensial dan mengisolasi komponen inhibitor protease potensial yang salah satunya terhadap protease yang diproduksi oleh bakteri patogen penyebab penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ekstrak sponge yang potensial mempunyai aktivitas penghambatan (inhibitor) terhadap enzim protease bakteri patogen dan mengetahui Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dari inhibitor protease tersebut.

Manfaat Minyak Ikan dan Kesehatan Jantung

Diagram bekuan darah (trombus)Ada hubungan yang sangat kuat antara minyak ikan dan tingkat kandungan kolesterol darah. Banyak penelitian telah dilakukan untuk mengetahui akurasi hubunganya dengan kesehatan jantung.

Studi pada minyak ikan dan menunjukkan kolesterol yang Asam lemak omega 3, khususnya DHA dan EPA, membantu menjaga kadar kolesterol, kolesterol sangat buruk atau LDL, di cek. Tingginya kadar kolesterol LDL yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner. Kolesterol buruk mengarah pada pembentukan plak pada dinding arteri menyebabkan penebalan dinding arteri dan penyempitan arteri, sebuah kondisi yang dikenal sebagai aterosklerosis.

Selain menyeimbangkan kadar kolesterol, ada manfaat lain dari minyak yang luar biasa juga ketika datang untuk mempromosikan jantung sehat. Hal ini juga menurunkan kadar trigliserida, mencegah terjadinya irama jantung abnormal, dan mencegah pembentukan bekuan darah.

Kadar trigliserida tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko untuk perkembangan penyakit jantung. Irama jantung abnormal dapat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Pembekuan darah juga berbahaya karena ini dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Visitor Campus News

free counters

DAFTAR SITUS PERGURUAN TINGGI

Perguruan Tinggi Negeri:

Institut – Sekolah Tinggi Negeri:

Politeknik Negri:

Universitas Swasta:

Institut – Sekolah Tinggi Swasta:

Politeknik Swasta:

Akademi Swasta: